Selamat Datang di " SMA Negeri 1 Serui = Sekolah Literasi "

  • Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Yapen didampingi Pengawas SMA/SMK pada acara Lounching GLS SMA Negeri 1 Serui
  • Kajari Kabupaten Kepulauan Yapen dan Perwakilan Kepolisian Resort Kabupaten Kepulauan Yapen pada acara Lounching GLS SMA Negeri 1 Serui
  • Para Siswa - Siswa SMA Negeri 1 Serui berpose dengan PIN GLS pada acara Lounching GLS SMA Negeri 1 Serui
  • Para Siswa - Siswa SMA Negeri 1 Serui berpose dengan PIN GLS pada acara Lounching GLS SMA Negeri 1 Serui
  • Para undangan orang tua pada acara Lounching GLS SMA Negeri 1 Serui
  • Para dewan guru pada acara Lounching GLS SMA Negeri 1 Serui
  • Para dewan guru pada acara Lounching GLS SMA Negeri 1 Serui
  • Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Yapen menyerahkan hadiah kepada juara lomba puisi dan cerpen pada acara Lounching GLS SMA Negeri 1 Serui
  • Bendahara (Salmawaty) dan Penanggung Jawab Program Gerakan Literasi Sekolah (Fitri H K Devi) pada acara Lounching GLS SMA Negeri 1 Serui

SEKOLAHKU SUMBER ILMUKU

Pada pagi hari yang cerah,ada seorang anak bernama Doni.Dia adalah anak dari seorang pemulung yang berjuang keras setiap harinya agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.Di usianya yang masih tergolong sangat muda.Doni hanya bisa menghabiskan waktunya hanya untuk bekerja.

Seperti pada pagi-pagi sebelumnya dengan pakaian yang sangat rapi dan sebuah tas yang selalu ia bawa untuk menampung buku-bukunya,dengan bersenandung kecil terus berjalan menyusuri luasnya jalanan ibu kota,ya...Doni tinggal di pinggiran kota Jakarta ya... bisa di bilang perkampungan khusus bagi para pemulung. Jarak antara rumah dan sekolah Doni bisa dibilang cukup jauh karna letak sekolahnya yang di tengah kota.

Meskipun dengan keterbatasa ekonomi yang Doni miliki,dia selalu berusaha meraih prestasi yang tinggi.Doni termasuk anak yang sangat berprestasi dan memiliki banyak bakat yang terpendam,karna dari kecil hingga kini Doni menginjak kelas 6 SD dia selalu mendapatkan peringkat pertama dalam kelas kelasnya.Doni juga termasuk anak yang baik dan penurut karna itu doni juga sangat di sayangi oleh gurunya.

Sekarang sudah pukul 09.00 dan itu waktu bagi para mutid serta guru untuk beristirahat sejenak,seperti biasanya Doni hanya tinggal di dalam kelas dan mengisi waktu istirahatnya untuk membaca buku pelajarannya. Bukan berarti Doni tidak ingin pergi ke kantin tetapi hanya karna Doni tidak mempunyai uang lebih untuk membeli makanan,meskipun sering kali sahabat Doni yaitu Rendi sering menawarkan doni makanan tetapi Doni selalu menolaknya karna dia sangat tidak ingin merepotkan Rendi.Rendi adalah sahabat dekat Doni dari awal mereka masuk sekolah,Rendi termasuk anak dari orang yang mampu,tapi dengan perbedaan yang Doni dan Rendi miliki itulah mereka dapat menjadi sahabat yang sangat dekat. Karna bagi keduanya persahabatan itu tidak dilihat dari harta.

Minggu ini adalah minggu akhir persiapan sebelum senin depan yang akan menjadi hari Ujian Nasional. Untungnya sekolah Doni adalah sekolah yang menyediakan fasilitas dengan lengkap dan kebetulan juga sekolah Doni masuk ke tingkat sekolah literasi tertinggi. Saat ini Doni sedang belajar di perpustakaan dia benar – benar menyiapkan dirinya untuk ujian,ia sangat berharap dengan kerja kerasnya ini dia bisa mendapatkan beasiswa untuk sekolah nanti. Selama ujian nasional berlangsung Doni sementara tidak memulung dulu tetapi dia tetep bekerja membantu tetangganya berjualan nasi goreng yang nantinya akan mendapatkan upah sebagai makan malamnya nanti.

Pada hari senin tepat pukul 08.00 ujian nasional dimulai,Doni pun mulai mengisi soalnya dengan baik dan teliti. Ujian nasional berlangsung selama tiga hari dengan semangat yang tinggi Doni selalu berusaha dan selalu berdoa agar hasilnya sangat memuaskan.

Setelah tiga hari ujian nasional kini sekolahnya di liburkan untuk menunggu hasil ujiannya. Di hari liburnya Doni selalu mengisi waktu liburnya untuk bekerja membantu orang tuanya meskipun sesekali sahabatnya itu mengajaknya jalan.

Kini hari libur telah usai para murid kelas 6 pun di suruh datang ke sekolah dan berkumpul di aula untuk mendengarkan pengumuna hasil ujiannya. Dengan gugup Doni melangkahkan kakinya menuju aula serta tak henti – hentinya ia memanjatkan doanya.

Saat pengumuman dia selalu berdoa karna guru baru saja mengumumkan hasilnya dan kini akan diumumkan juga siapa yang akan mendapatkan beasiswa itu.terlihat seorang guru yang sedang akan mengumumkan ‘’ baik anak –anak saya sekarang akan umumkan yaitu ... Doni Saputra Wijaya.’’Dengan senang hati dia langsung maju dan mengucapkan syukur karna sudah mendapatkan apa yang dia inginkan.

Oleh : Nadia – Kelas X IPS 2