Selamat Datang di " SMA Negeri 1 Serui = Sekolah Literasi "

  • Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Yapen didampingi Pengawas SMA/SMK pada acara Lounching GLS SMA Negeri 1 Serui
  • Kajari Kabupaten Kepulauan Yapen dan Perwakilan Kepolisian Resort Kabupaten Kepulauan Yapen pada acara Lounching GLS SMA Negeri 1 Serui
  • Para Siswa - Siswa SMA Negeri 1 Serui berpose dengan PIN GLS pada acara Lounching GLS SMA Negeri 1 Serui
  • Para Siswa - Siswa SMA Negeri 1 Serui berpose dengan PIN GLS pada acara Lounching GLS SMA Negeri 1 Serui
  • Para undangan orang tua pada acara Lounching GLS SMA Negeri 1 Serui
  • Para dewan guru pada acara Lounching GLS SMA Negeri 1 Serui
  • Para dewan guru pada acara Lounching GLS SMA Negeri 1 Serui
  • Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Yapen menyerahkan hadiah kepada juara lomba puisi dan cerpen pada acara Lounching GLS SMA Negeri 1 Serui
  • Bendahara (Salmawaty) dan Penanggung Jawab Program Gerakan Literasi Sekolah (Fitri H K Devi) pada acara Lounching GLS SMA Negeri 1 Serui

Tetaplah Bersinar

Teng…teng…teng(suara lonceng)

Menandakan seluruh siswa menuju ke kelas masing-masing dan bersiap untuk pelajaran yang akan diberikan hari ini. Dua orang siswa berbincang-bincang ringan menuju kelas mereka . ‘Din kok hari ini masuknya cepat banget yah?’tanya nina, ‘ia ko cepat yah ?oh ia aku baru ingat , pas pidato upacara bendera senin kemarin katanya sekolah kita masuk daftar sekolah literasi loh! Jawab perempuan yang bernama dini itu. “ oh iya yah,wah jadi disiplin lagi yah sekolah kita (sambil tersenyum bangga) kata nina. Mereka pun telah berada di depan kelas mereka, kemudian dua gadis ini duduk di meja mereka masing-masing . nina terus menerus memperhatikan jam coklatnya lalu melihat ke arah pintu, dini yang memperhatikan tingkah temannya laku temannya lalu menghampirinya “nina kamu kenapa?kok kelihatan panik gitu? “ ia nih kok bintang belum ke sekolah juga yah? Udah jam 7:30 dia belum datang-datang juga dia nggak biasa begini (dengan muka cemas)jawab nina.’mugkin dia ketiduran karna kecapean’? Kata dini. “mungkin” jawab nina, kata-kata dini cukup buat kecemasan nina berkurang, akhirnya dini dan nina berencana ke rumah bintang pulang sekolah. Nina , Dini dan Bintang bersahabat sejak mereka kelas 1, mereka mulai akrab waktu itu Nina dan Dini tidak mengerti dengan materi yang di berikan oleh guru, dengan senang hati Bintang membantu Nina dan Dini. Begitu juga dengan Bintang , kalau bintang kesusahan uang atau di bagian teknologi Nina dan Dini siap membantu Bintang kapan saja. Mereka mempunyai hobi yang sama yaitu, sama-sama menyukai buku. Mereka pun sering membaca buku bersama-sama, mereka sering bepergian ke perpustakaan atau ketaman kota untuk membaca buku bersama.

Sepulang sekolah Dini dan Nina langsung menuju rumah bintang . Bintang adalah siswa yang kurang mampu, ayahnya bekerja sebagai tukang parkir di daerah pasar tradisional. Bintang bisa bersekolah di Sma Negeri 1 juga karena kepintaran yang ia miliki sehingga ia di berikan kesempatan untuk mendapat beasiswa . sesampainya Dini dan Nina didepan rumah Bintang yang sederhana itu, mereka menemukan Bintang sedang duduk di beranda rumahnya. “Bintang kok kam nggak masuk sekolah hari ini? Kamu sakit yah? Tanya Nina. “ia nih kamu nggak biasa kayak gini Bin?” kita khawatir tau! Timpal Dini. ‘’Nggak kok aku nggak sakit, dan maaf sudah buat kalian khawatir . sebenarnya aku takut, sekolah kita kan sekolah literasi ,yaitu sekolah yang siswanya cepat mengakses informasi. Salah satu medianya yah,komputer. Kalian tahu kan aku tuh nggak bisa kalau berurusan dengan komputer , aku kan Gaptek alias Gagap teknologi (sambil menangis terseduh-seduh). Aku tuh nggk kayak kalian yang mampu dan jago di bagian komputer, jawab Bintang. Nina dan Dini mendekati bintang ’’ kita bakalan ajarin kamu komputer kok supaya bisa bersaing sama teman-teman, supaya kamu nggk malu lagi, kamu bisa sekolah lagi, nggak masuk sekolah kayak hari ini timpal dini. kamu nggk boleh pesimis, kamu harus bisa seperti teman-teman yang lain walaupun kamu nggak punya apa-apa tapi kamu harus buktikan kalau kamu bisa berhasil dan bersinar seperti nama kamu Bintang’’ kata Nina . kemudian mereka saling berpelukkan

END

IDAYANI MUDUMI

Kelas XII MIA 1